Postingan

Menampilkan postingan dengan label memberi

Ketika Hatimu Tidak Dapat Tersenyum

Gambar
Dik, Kalau ’kau menanyakan kepadaku apakah ada suatu ucapan atau kata bijak yang selalu kugantung di dinding hatiku sejalan dengan umurku yang sudah masuk golden years, untuk tidak menyebut manula, maka itu adalah kata-kata bijak”Kalau hatimu tidak dapat tersenjum, biarlah wajahmu saja yang tersenjum, agar hatimu kelak akan belajar berseri." ’Dik. Senyum sesungguhnya sesuatu ”misteri”. Ia lebih dari sekedar bumbu tegur sapa. Ia menyimpan rahasia dari “memberi untuk menerima”. Ia dapat memberi suka, kebahagiaan dan cinta. Senyum (dapat) membuat hidup lebih hidup! Seperti kata kutipan puisi dibawah ini: Senyum yang memancar dimatamu, murni dan penuh ceria Senyum yang membuat hatiku cerah, dari kasih yang murni ...... untukku ’Dik. Kita orang dewasa mungkin dapat belajar, bahkan harus iri, melihat senyum bayi atau anak. Senyum yang bening dan penuh menghias seluruh wajah dan matanya. Bayi tersenyum tanpa rekayasa. Tidak seperti kita orang dewasa, dimana senyumpun terkadang merupaka...